POMPI Bersosialisasi Dengan Komunitas Sekolah

01-03-2013 Kupang Dilihat 2015 kali

Pada 27 - 28 Februari 2013, Balai POM di Kupang melalui Pos POM Ende melaksanakan Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) menggunakan panggung boneka Pompi. Kegiatan kali ini dilaksanakanan di Maumere, Kabupaten Sikka, dengan narasumber: Tamran Ismail, S,Si.,MP., Moh. Rusli, S.Far., Apt., dan Bertiana Stefania Ngai, S.Si, dan Khairunnisa, AMd. TEM. Materi yang disampaikan adalah Film Pompi dengan judul “ Akibat Salah Makan”, 5 Kunci Keamanan Pangan, dan Pembagian Leaflet, Gimmic, Jam Dinding bertulis PJAS, dan Gelas PJAS.

Selasa, 27 Februari 2013, kegiatan dilaksanakan di 2 SD, yaitu SDI Wairklau, Maumere (dengan jumlah peserta 350 siswa, 8 guru, dan 2 pengelola kantin atau penjaja makanan di sekitar sekolah) serta SDI St. Yosef Maumere (dengan jumlah peserta 200 siswa, 8 guru, dan 2 Pengelola Kantin atau penjaja makanan di sekitar sekolah.) Rabu, 28 Februari 2013, kegiatan dilaksanakan di 2 SD, yaitu SDK Bhaktiyarsa (dihadiri 500 siswa, 10 guru, juga 2 pengelola kantin atau penjaja makanan di sekitar sekolah) dan SDI Nangameting (dihadiri 100 siswa, 5 guru dan 3 pengelola kantin atau penjaja makanan di sekitar sekolah). Untuk SD Wairklau dan SDK Bhaktiyarsa dihadiri oleh siswa kelas 1 sd 6, pelaksanaan di dalam aula dan di halaman sekolah.

Siswa sangat senang mengukuti kegiatan ini dan lebih bergembira saat menyanyikan lagu POMPI. Siswa juga mampu menjawab semua pertanyaan kuis. Antusias dan ucapan terima kasih juga diungkapkan oleh masing-masing kepala sekolah pada saat menyampaikan sambutan karena informasi yang diberikan sangat luar biasa dan menjadi bekal untuk generasi muda.

Kegiatan ini diakhiri dengan demo rapid test kit untuk 4 bahan berbahaya, yaitu Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanyl Yellow dengan menggunakan Mobil Internet Kecamatan sebagai mobil laboratorium keliling.

Hasil evaluasi kuisioner kepuasan pelanggan menunjukkan bahwa mereka mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat berjalan rutin dan sampai kepada sekolah-sekolah di kecamatan. Selain itu, kepada masyarakat umum juga diadvokasi sehingga dapat memahami dan menjaga keamanan PJAS secara bersama.

BPOM di Kupang

Sarana