Pompi Mengedukasi Komunitas Sekolah di Paroki St. Ignasius Larantuka

05-03-2014 Kupang Dilihat 2853 kali

Balai POM di Kupang melalui Pos POM Ende  kembali melaksanakan Pengawasan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) melalui Operasional Mobil Laboratorium Keliling dan Sosialisasi Keamanan PJAS menggunakan Panggung Boneka POMPI di Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada 01 Maret 2014 di aula Paroki St. Ignasius Larantuka dimulai pukul 08.00 dengan jumlah peserta sekitar 500 siswa, 10 pengelola kantin, dan 38 guru. Kegiatan ini dilakukan untuk intervensi B terhadap 2 Sekolah, yaitu SDK Waibalun 1 dengan jumlah peserta 233 orang dan SDK Waibalun 2 dengan peserta sebanyak 218 orang. Selain itu, pada lokasi dan waktu yang sama juga dilakukan intervensi C terhadap 5 sekolah yaitu SDI Waibalun, SDI Lewolere, SDK Lamawalang, SDK Pantai Besar, dan SDK Lewokung dengan masing-masing utusan sebanyak 2 orang guru dan 10 – 20 siswa. Ketujuh SD tersebut termasuk dalam satu gugus yaitu gugus Larantuka 3 wilayah Waibalun.

 

Dalam sambutannya, Bapak Ignatius Liung Kromen (Ketua Gugus) menyampaikan terima kasih banyak atas kebijakan Pos POM Ende dan Balai POM di Kupang yang telah memilih gugus kami untuk dilaksanakan sosialisasi PJAS yang sangat bermanfaat untuk perkembangan anak didik kami. “Meskipun fokus kegiatan untuk 2 SD, tetapi kami tetap berkomunikasi dengan anggota gugus yang lain dan mereka bersedia hadir meskpun hanya diutus 10 – 20 orang siswa; hal itu kami lakukan agar informasi penting ini dapat diterima oleh semua sekolah dalam gugus kami” ujar Bapak Ignatius.

 

Apresiasi yang tinggi atas antusiasme semua SD disampaikan oleh Tamran Ismail, S.Si.,MP (Koordinator Pos POM Ende) mewakili Kepala Balai POM di Kupang dalam menyampaikan sambutan. “Kami berharap, apa yang akan diperoleh hari ini bisa menjadi langkah awal untuk sekolah dan gugus dalam mengetahui pola konsumsi jajanan anak sekolah; tahun depan, kami akan kawal dan dampingi sekolah Bapak dan Ibu untuk berbenah di kantin dan pembentukan tim keamanan pangan di sekolah” tegasnya.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bahan promosi, panggung sandiwara POMPI, pemutaran Film Akibat Salah Makan, presentasi 5 Kunci Keamanan Pangan untuk anak sekolah, dan kuis berhadiah untuk 20 peserta. Acara diakhiri dengan pengujian terhadap 20 sampel PJAS yang disampling di kantin dan penjual di sekitar sekolah dengan hasil semuanya bebas dari 4 bahan berbahaya (boraks, formalin, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow).

 

Pada pukul 11.00 acara dilanjutkan di SDK Sarotari dengan peserta 163 siswa dan 15 guru serta 2 penjual PJAS, (Intervensi B).

20140305-Kupang_PompiLarantuka010314_(3).JPG

Sarana