Komunikasi, informasi, dan edukasi terkait obat dan makanan tidak hanya diberikan kepada orang-orang dewasa. Anak-anak usia sekolah dasar pun perlu mendapat perhatian serius. Untuk itu, Balai POM di Kupang melalui Pos POM Ende Balai POM di Kupang bersama rombongan Balai POM di Batam melaksanakan sosialisasi keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) menggunakan panggung boneka Pompi di Ende.
Acara sosialisasi dilaksanakan pada 4 Oktober 2013, bertempat di SDK Ende 8. Peserta berasal dari 2 SD, yaitu SDK Ende 8 dan SDI Ende 13 dengan total peserta 279 siswa, 10 guru, dan 5 penjaja kantin. Hadir pula pendamping dari stakeholder Kabupaten Ende yang tergabung dalam Tim Promosi Kemanan Pangan pada Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Kabupaten Ende dan stakeholder terkait, beserta 2 pejabat dan 5 staf dari Balai POM di Batam, dan 1 pejabat dari Balai POM di Kupang.
Acara diawali dengan sambutan Kepala SDK Ende 8. Beliau berterima kasih karena mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu tentang PJAS yang amat berpengaruh terhadap perkembangan anak sebagai generasi penerus. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Hanny Khartiono (Kepala Subbag Tata Usaha BPOM Kupang) yang mewakili Kepala Balai POM di Kupang. Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan bahan promosi berupa leaflet, poster, gimmick, jam dinding, CD , dan Buku 5 Kunci Keamanan Pangan oleh Ibu Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. (Kepala Balai POM di Batam) untuk SDK Ende 8 dan kepada SDI Ende 13.
Sosialisasi Keamanan PJAS dipimpin oleh Tamran Ismail, S.Si.,MP (Koordinator Pos POM Ende), dimulai dengan menyanyikan lagu POMPI, dilanjutkan dengan sandiwara Boneka POMPI dan pemutaran Film Akibat Salah Makan; demo pengujian cepat menggunakan rapid test kit terhadap PJAS di kantin maupun sekitar sekolah dilakukan oleh Bertiana Stefania Ngai, S.Si (Staf Pos POM Ende) dan hasil pengujian terhadap 10 sampel semuanya negatif terhadap 4 bahan berbahaya, yaitu Boraks, Rhodamin B, Methanil Yellow, dan Formalin. Kegiatan diakhiri dengan kuis berhadiah dan diberikan kepada 21 siswa yang mampu menjawab dengan tepat pertanyaan yang diajukan.
Balai POM di Kupang