Rapat Koordinasi SKPT di Kabupaten Ende

01-04-2013 Kupang Dilihat 1909 kali

Rabu, 27 Maret 2013 bertempat di aula Bappeda Ende telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka SKPT. Rapat kali ini dibuka oleh Asisten 2 SETDA Ende, Bapak Ir. Donatus Randa Ma mewakili Baupati Ende. Rapat tersebut dihadiri oleh 40 peserta dari SKPD (Stakeholder), Pos POM Ende, Polres Ende, Kodim Ende, dan Universitas Flores dengan nara sumber Bapak Ir. Donatus Randa Ma (Asisten 2 SETDA Ende), Bapak Drs. Yoseph Nahak, M.Kes.,Apt (Kasie Pengujian PBB BPOM di Kupang) dan Bapak Tamran Ismail, S.Si.,MP (Koordinator Pos POM Ende).

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bapak Donatus, Bupati Ende mengharapkan agar kegiatan ini bisa berlanjut kepada aksi nyata dilapangan. Hal itu disebabkan masalah keamanan pangan telah menjadi isu global yang harus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. SKPT merupakan pendekatan dalam pelaksanaan program keamanan pangan nasional. Sistem ini melibatkan instansi yang terkait dengan keamanan pangan di sepanjang rantai pangan from farm to table.

Pada kesempatan ini, Bapak Yoseph menjelaskan tentang Sistem Keamanan Pangan Terpadu yang melibatkan stakeholder. Dengan kondisi wilayah NKRI yang luas seperti ini, Keamanan pangan tidak dapat terwujud melalui single player tetapi dalam konteks Integrated Food System Control. Dengan konteks seperti ini diharapkan komitmen bersama sebagai tekad untuk mengawal peredaran pangan di Kabupaten Ende. Hal itu senada dengan kebijakan yang termuat dalam PP N. 28 tahun 2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan.

Bapak Tamran dalam materinya menyampaikan bahwa rapat kali ini lebih menekankan pada hasil rapat koordinasi SKPT tahun 2012. Apa yang dihasilkan pada rapat yang lalu disempurnakan seperti draft SK Bupati dan review rencana kerja team baik untuk SKPT maupun dalam rangka Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (AN PJAS).

Rapat kali ini menyimpulkan bahwa draft SK team SKPT sudah final dan segera diproses di Bagian Hukum SETDA NTT untuk diterbitkan SK Bupati. Untuk lebih focus, masing-masing POKJA dalam SKPT akan mengadakan rapat khusus untuk mensinergiskan kegiatan pada tahun 2013. Apabila ada program yang belum dianggarkan pada tahun 2013, maka bisa dialokasikan pada 2014 agar berkesinambungan penanganan masalah pangan. Dan masyarakat terlindung dari obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan. Agar semua lapisan masyarakat dan pemerintah 'waspada obat dan makanan legal'.

BPOM di Kupang


Sarana