Kupang - Sebagai bagian dari upaya untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya keamanan pangan sejak dini, Rabu (6/11/2024), Sekolah Dasar Kristen Teologi (SDTK) Kasih Karunia di Oefafi, Kabupaten Kupang mengadakan kunjungan edukatif ke kantor Balai POM Kupang. Kegiatan ini melibatkan 33 siswa-siswi kelas V dan VI, yang didampingi oleh Kepala Sekolah dan 2 orang guru pendamping.
Kepala Sekolah SDTK Kasih Karunia, Yesy Ome, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rencana sekolah untuk memperluas wawasan siswa terkait isu-isu keamanan pangan. “Kami sangat berterima kasih kepada BPOM Kupang atas sambutan yang luar biasa. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena mereka ingin tahu lebih banyak tentang BPOM, tentang Makanan Dalam Negeri (MD), dan bagaimana memilih makanan yang sehat dan aman. Kunjungan ini juga menjawab banyak pertanyaan yang sering diajukan oleh anak-anak kami tentang keamanan pangan,” ujar Yesy.
Dalam sambutannya, Maria Meliana Waty Parera, perwakilan Kepala Balai POM Kupang, menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh SDTK Kasih Karunia. “Kami sangat menghargai kunjungan ini, yang merupakan kesempatan untuk memberikan informasi langsung kepada anak-anak mengenai pentingnya memilih makanan yang aman. Seharusnya, kami yang datang ke sekolah untuk memberikan edukasi, namun hari ini anak-anak dapat langsung berinteraksi dengan narasumber kami dan belajar mengenai pangan yang aman,” tutur Maria.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film edukasi berjudul POMPI: Akibat Salah Makan, yang memberikan gambaran tentang risiko yang dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak aman. Setelah itu, Rosa Endang Setiyaati, Fungsional PFM Ahli Muda di Balai POM Kupang, menyampaikan materi tentang tiga bahaya utama pada pangan: kimia, biologi, dan fisik. “Anak-anak, kalian boleh membeli makanan yang berwarna, tapi perhatikan apakah warnanya mencolok atau terdapat bintik-bintik tidak merata. Itu bisa menjadi tanda bahwa makanan tersebut mengandung bahan kimia berbahaya, seperti rhodamine atau metanil yellow,” kata Rosa.
Mega Desrani, narasumber lainnya, menambahkan pentingnya untuk Cek Klik saat membeli makanan. “Cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek tanggal kedaluwarsa adalah langkah-langkah yang harus selalu dilakukan sebelum membeli pangan,” imbuhnya.
Sesi diskusi pun berlangsung sangat interaktif, di mana banyak siswa yang mengajukan berbagai pertanyaan menarik, seperti tentang pentingnya izin edar pada produk pangan, apakah nasi yang sudah dingin tetap aman dikonsumsi, dan peran BPOM dalam mengawasi pangan yang beredar.
Sebagai penutup, Frama El Lefiyana Pollo, Fungsional PFM Ahli Madya, memberikan pesan penting kepada para siswa. “Saya ingin menitipkan dua hal penting. Pertama, ingat selalu jenis-jenis cemaran yang bisa terjadi pada bahan pangan, yaitu cemaran biologis, kimia, dan fisik. Kedua, ingat prinsip Cek Klik sebelum membeli makanan: cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek tanggal kedaluwarsa,” pesan Frama dengan tegas.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa SDTK Kasih Karunia dapat lebih memahami pentingnya memilih makanan yang aman, serta dapat menyebarkan informasi tersebut kepada keluarga dan teman-teman mereka di rumah. Kunjungan edukatif ini menjadi salah satu langkah konkrit untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya keamanan pangan.
Balai POM di Kupang