Semarak Aksi Nyata Pengendalian Resitensi Antimikroba

03-12-2024 Kupang Dilihat 291 kali

Kupang - Bertempat di Aula Nembrala Balai POM di Kupang, Jumat (29/11/2024), telah dilaksanakan kegiatan Semarak Aksi Nyata Pencegahan Resistensi Antimikroba. Kegiatan tersebut merupakan langkah yang dilakukan Badan POM melalui Balai POM di Kupang untuk meningkatkan kesadaran terhadap potensi resistensi antimikroba di masa depan. Kegiatan diikuti oleh Apoteker Penanggung Jawab dari sarana distribusi dan pelayanan kefarmasian di Kota Kupang

Kegiatan ini dilakukan secara paralel dengan kegiatan di Badan POM, yang diawali dengan talkshow tentang pentingnya memahami resistensi antimikroba. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Ikrar Pengendalian Resistensi Antimikroba yang diikuti oleh lebih dari 4.000 peserta ikrar, baik secara daring maupun luring. Ikrar tersebut tercatat sebagai rekor MURI. Kepala Badan POM juga melakukan Launching Gerakan Ayo Buang Sampah Obat (ABSO), yang diikuti secara daring oleh Balai POM di Kupang.

Tak hanya itu, dalam kegiatan ini juga disampaikan pemaparan terkait “Bom Waktu Antimicrobial Resistance (AMR) dan Peran Apoteker Komunitas dalam Pengendalian AMR” yang disampaikan oleh apt. Thresia Maria Wonga, S.Farm., MHLTHECPOL selaku pendiri Komunitas MAKROBA (Mangarti Antimikroba). Dalam pemaparannya, disampaikan pentingnya kehadiran apoteker di apotek sebagai salah satu kunci keberhasilan upaya pengendalian resistensi antimikroba dengan menyampaikan informasi yang tepat terkait praktek swamedikasi.

Melalui kegiatan ini diharapkan komitmen yang kuat dari pelaku usaha di sarana distribusi dan pelayanan kefarmasian untuk berperan menurunkan potensi pandemi resistensi antimikroba dengan tidak melakukan penjualan antibiotik secara bebas tanpa resep dokter.

Balai POM di Kupang

Sarana