Siap Menjadi Narasumber yang Berkualitas

14-03-2013 Kupang Dilihat 2124 kali

Senin, 11 Maret 2013, di aula BPOM di Kupang, Kepala BPOM di Kupang Ibu Ruth Diana Laiskodat bersama 15 pegawai belajar tentang bagaimana menyusun berita dan program televisi. Hadir sebagai narasumber profesional adalah direktur Bapak Harry Harzufri, pembawa berita (Tika), sutradara (Semi), dan kameramen (Rudi) dari Sindo TV.

Sesuai undang-undang keterbukaan publik maka pegawai Balai POM harus meningkatkan kompetensinya agar dapat mempersiapkan berita secara baik, termasuk yang disampaikan melalui media televisi. Banyak hasil kerja Badan POM tentang pengawasan obat dan makanan yang perlu disampaikan kepada masyarakat; dibutuhkan koordinasi, informasi dan edukasi, agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas pada saat membeli produk obat dan makanan sehingga terlindung dari obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan.

Materi-materi yang disampaikan adalah teknik merancang materi sosialisasi dan pernyataan untuk berita televisi, membuat press realease, bagaimana wawancara di dalam ruangan dan di luar ruangan, bagaimana berpenampilan yang baik agar bisa mewakili lembaga atau instansi dan informasi bisa sampai kepada masyarakat. Diberikan pula kesempatan berdiskusi dengan narasumber.

Setelah menerima materi, langsung dilakukan praktik wawancara. Dipilih 3 peserta, yaitu Martin Sembiring (Kasie Pengujian Mikrobiologi), Frama El. Pollo (Kasie Pemeriksaan dan Penyidikan), dan Hanny Khartiono (Kasubbag Tata Usaha ) untuk diwawancara dengan setting talkshow. Setelah wawancara, koreksi diberikan agar bisa melakukan perbaikan demi menjadi narasumber yang baik bagi BPOM di Kupang. Para profesional menyampaikan apresiasi kepada tiga orang peserta karena sudah bisa menerapkan ilmu yang disampaikan. Sebagai tips, usahakan di depan kamera tidak boleh gugup dan fokus pada pertanyaan wartawan. Sukses, sukses, sukses buat nara sumber BPOM di Kupang.

BPOM di Kupang

Sarana