Mbay – Kamis (22/05/2024), Balai POM di Kupang menyelenggarakan Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) di Kabupaten Nagekeo. Pelatihan kader yang bertujuan untuk melatih sumber daya manusia yang kompeten dalam melakukan sosialisasi, pendampingan praktik keamanan pangan, melakukan pengawasan keamanan pangan, dan mengoordinir pelaksanaan keamanan pangan desa secara berkelanjutan, dilaksanakan selama dua hari, 21-22/05/2024, pada dua tempat yang berbeda, yaitu: Mbay dan Desa Ululoga.
Kepala Balai POM di Kupang, Yoseph Nahak Klau, yang hadir online pada acara pembukaan memberikan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo yang telah menetapkan 3 desa intervensi untuk program prioritas nasional Desa Pangan Aman. Yoseph juga berharap agar kader yang dilatih berkomitmen kuat menjalankan program, “Kader yang akan dilatih ini akan menjadi perpanjangan tangan BPOM dalam melakukan pengawasan keamanan pangan secara mandiri, diharapkan menjadi contoh bagi komunitas di desa”, pesan Yoseph. Terdapat 2 desa yang merupakan lokus stunting di Kabupaten Nagekeo, sehingga harapannya dengan program prioritas nasional ini dapat mempercepat penurunan stunting.
Hadir di masing-masing tempat kegiatan, Kepala Desa Marapokot, Kepala Desa Tengatiba, Kepala Desa Ululoga, beserta tim keamanan pangan desa dan KKPD. Pada kesempatan yang sama, diserahkan satu paket rapid test kit kimia bahan berbahaya kepada masing-masing Kepala Desa. Rapid test kit tersebut dapat digunakan oleh KKPD untuk melakukan uji cepat terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin b, methanyl yellow sehingga pengawasan keamanan pangan bisa dilakukan secara komprehensif.
Kader keamanan pangan desa yang berjumlah masing-masing 15 orang yang terdiri dari: kader keluarga, kader masyarakat, dan kader sekolah. Para kader juga mengisi kuesioner pre intervensi di awal kegiatan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku kader terhadap keamanan pangan.
Keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama, harapannya dengan adanya KKPD di 3 desa intervensi dapat menyukseskan program keamanan pangan dalam rangka mempercepat penurunan stunting.
Balai POM di Kupang