Labuan Bajo – Senin (14/7/2025), Aula Kantor Bupati Manggarai Barat menjadi saksi sejarah penting bagi perkembangan UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam gelaran acara bertajuk Sinergi Badan POM dan Pemprov NTT: Penyerahan Izin Edar Produk UMKM Dukung Program OVOP NTT. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTT Melki Laka Lena, Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar, serta Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, dan berbagai lintas sektor terkait.
Dalam momen ini, secara simbolis diserahkan nomor izin edar produk obat dan makanan kepada 4 pelaku usaha perwakilan dari Kabupaten Kupang, Ende, dan Manggarai Barat. Ini merupakan tonggak penting sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program One Village One Product (OVOP), inisiatif unggulan Gubernur NTT yang kini dikembangkan menjadi percontohan nasional.
Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek regulasi, tetapi menjadi bagian dari strategi membangun kekuatan ekonomi nasional yang berbasis pada pengembangan UMKM daerah. “Kalau standar nasional sudah terpenuhi, standar internasional juga bisa dikejar, dengan asumsi produk-produk daerah bisa dipasarkan secara nasional, bahkan diekspor ke luar negeri,” ujarnya.
Sejak Maret 2025, UPT Badan POM di NTT telah melakukan pendampingan intensif kepada pelaku usaha lokal di bidang obat dan makanan. Hasilnya, sebanyak 41 nomor izin edar berhasil diterbitkan untuk 19 UMKM yang telah memenuhi standar nasional. Ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah mampu menghasilkan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat.
Gubernur NTT Melki Laka Lena turut menyampaikan rasa syukur dan optimisme tinggi terhadap program ini. “Hari ini, meskipun baru belasan UMKM, dampaknya akan sangat besar buat kami di NTT. Ini menumbuhkan kepercayaan pada pelaku usaha di NTT bahwa Badan POM hadir dan membantu,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat hilirisasi produk lokal agar mampu menembus pasar internasional.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam membangun daerah. “Bersama Badan POM, ayo bangun Manggarai Barat, ayo bangun NTT,” serunya penuh semangat.
Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan UMKM NTT mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru yang tak hanya berdaya saing nasional, tetapi juga global.
BBPOM di Kupang