Pada hari Rabu, 19 Juni 2013, bertempat di salah satu hotel di Kota Kupang, telah dilaksanakan Sosialisasi Standardisasi Bidang Perdagangan dengan tema “Peningkatan Pemahaman Standarisasi dan Pemanfaatan Optimal Infrastruktur Mutu Nasional dalam Mengantisipasi Perdagangan Global”. Acara dibuka oleh Bapak Ir. Frederik J.W. Tielman, M.Si. selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beliau menyampaikan beberapa informasi tentang pentingnya produk/barang yang harus memenuhi persyaratan standardisasi, termasuk barang yang wajib SNI (Standar Nasional Indonesia), serta label dan perlindungan konsumen.
Peserta dalam acara sosialisasi tersebut berasal dari pelaku usaha (produsen, distributor), eksportir, importir, kalangan birokrat SKPD Provinsi NTT, termasuk juga Balai POM di Kupang yang diwakili oleh Bapak Drs. Martin Sembiring, Apt.,M.Si.
Narasumber pada acara sosialisasi dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Bapak Rahmadi dari Pusat Standardisasi Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri Kementerian Perdagangan RI. Beliau memaparkan tentang: Kebijakan Pengembangan Infrastruktur Mutu di Kementerian Perindustrian.
2. Bapak Ir. Frederik J.W. Tielman, M.Si., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beliau memaparkan tentang Infrastruktur Mutu di Daerah dalam Mendukung Ekspor dan Perlindungan Konsumen di Provinsi NTT.
3. Ir. Bambang Hendri Wara, M.Si., Kepala Subdit Perumusan dan Standardisasi, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Beliau menyampaikan materi tentang Kebijakan Standardisasi Bidang Perdagangan
4. Ir. Andi Arnida , M.Sc., Direktorat Mutu dan Standardisasi, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Beliau membawakan materi Kebijakan Pengembangan Mutu dan Standardisasi Produk Hasil Pertanian
Setelah selesai pemaparan materi oleh para narasumber, dilanjutkan dengan diskusi, klarifikasi, dan pertanyaan dari peserta sosialisasi. Acara ditutup oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Balai POM di Kupang