Laboan Bajo, 4 Juli 2013, bertempat di salah satu hotel di kabupaten Manggarai Barat, dilakukan kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan untuk 16 industri rumah tangga pangan (IRTP). Acara dibuka dengan ucapan selamat datang oleh MC, laporan ketua panitia, doa bersama oleh salah satu peserta, juga disematkan pin Sail Komodo kepada peserta.
Sambutan sekalian membuka acara PKP oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Anselmus Wandur, SKM). Dalam sambutannya, disampaikan bahwa dalam menyukseskan Sail Komodo, diharapkan produk lokal yang dibuat sebagai produk lokal unggulan harus beregistrasi; mempersiapkan suatu produk pangan harus diperhatikan mulai dari pemilihan bahan baku, proses, dan penyajian atau pengemasan dengan baik. Pada acara pembukaan, Kepala Balai POM di Kupang menyampaikan buku GN-WOMI dan Buku Kegiatan PJAS selama tahun 2012 agar dinas kesehatan mendapatkan informasi lebih lengkap dan dapat membantu menyukseskan semangat GN WOMI.
Sebelum memulai kegiatan, dilakukan pretest. Peserta yang hadir adalah IRTP yang memproduksi produk lokal berupa kripik pisang, keladi, VCO, gula merah, dan serbuk temulawak. Materi disampaikan oleh narasumber Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) dan Kepala POS POM di Ende (Tamran Ismail).
Diberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi. Di antara pertanyaan yang disampaikan adalah bagaimana menyimpan bahan pangan karena kalau di daerah yang jauh dan tdk memiliki kulkas? bagaimana kalau plastik yang mengemas makanan adalah plastik yang tipis? bagaimana menentukan tanggal kedaluwarsa?
Setelah selesai kegiatan dilakukan post test dan hasil yang diperoleh adalah nilai terendah 60 dan tertinggi 96. Semua peserta dinyatakan lulus, berhak mendapat sertifikat PKP. Arahan sebelum penutupan kepala Balai POM memotivasi agar pengelolah dan pemilik IRTP serius melakukan tahapan perijinan P-IRT, agar sebelum Sail Komodo sudah meregistrasi produk pangannya.
Balai POM di Kupang