Talk Show Keamanan Pangan dan Pengawasan Produk Permen Peningkat Gairah

19-02-2013 Kupang Dilihat 1996 kali

Dalam rangka melindungi masyarakat dari makanan yang berisiko terhadap kesehatan, kembali Balai POM (BPOM) di Kupang melakukan talk show dan kali ini di Radio Lizbeth 98,4 FM dengan narasumber Kepala BPOM di Kupang, Ruth Diana Laiskodat dan Hanny Kartiono. Isu terkini sesuai siaran pers yang dilakukan Badan POM di Jakarta, 31 Januari 2013 tentang 36 situs yang menjual permen mengandung bahan obat peningkat gairah/libido.

Nama produk permen Sesy Gum, Sex Love, dan US Passion Cachou, merupakan permen yang dimasukkan bahan obat. Badan POM tidak pernah memberikan ijin edar untuk permen-permen tersebut yang diklaim meningkatkan gairah. Kaidah yang harus dipenuhi pada label sesuai peraturan tentang label (PP no 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan), tidak dipenuhi oleh produk permen tersebut. Ini indikasi bahwa produk tersebut tidak boleh dikonsumsi. Badan POM telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika agar memblokir 36 situs.

Informasi lain yang disampaikan dan harus diperhatikan masyarakat saat membeli suatu produk pangan ialah membaca label: nama produk, isi bersih, nama dan alamat produsen, daftar bahan yang digunakan, no pendaftaran, keterangan kadaluarsa, dan kode produksi. Pangan harus dilihat fisiknya (tidak berbau asam atau busuk), dan harus bebas bahaya fisik, biologi, dan kimia, bahan tambahan pangan tidak boleh berlebih, warna tidak mencolok, pangan jangan dibungkus dengan kemasan kertas bekas atau koran, kalau ingin menggunakan bahan tambahan pangan (BTP) harus bertulisan pada label BTP untuk pangan.
Diharapkan masyarakat dapat melapor ke Unit Layanan Informasi Konsumen Balai POM atau pemda agar bisa membantu memutuskan rantai perdagangan permen tersebut. Masyarakat jangan mengkonsumsi permen yang diklaim peningkat gairah.

Di antara waktu talk show, diperdengarkan informasi layanan masyarakat “Baca Label Makanan" dengan menyertakan alamat ULPK Badan POM serta alamat BPOM Kupang dan akan terus diperdengarkan selama sebulan 3 kali sehari. pertanyaan pemirsa disampaikan melalui sms antara lain : bagaimana membaca tanggal kedaluwarsa, bagaimana bila mengonsumsi produk makanan yang telah 3 bulan melewati tanggal kedaluwarsa, serta apakah produk roti harus mencantumkan tanggal kedaluwarsa.

BPOM di Kupang

Sarana