Talkshow tentang Pengawasan Pangan Selama Bulan Ramadan

24-07-2013 Kupang Dilihat 1777 kali

Sabtu, 20 Juni 2013 Balai POM di Kupang menyampaikan pengawasan yang dilakukan Balai POM di Kupang di wilayah NTT. Selama minggu pertama bulan Ramadan, Balai POM di Kupang mengaktifkan 2 mobil Keliling untuk melakukan uji cepat menggunakan test kit terhadap empat bahan berbahaya yang masih sering digunakan pada pangan.

Bersama AFB TV pada acara “Mari Baomong Sore” dan dipandu oleh presenter (Toni Tangkur) dilakukan wawancara dengan Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) selama 60 menit. Acara ini disiarkan pada jam 18.00 sd 19.00 WITA dan disiarkan ulang pada hari Selasa jam yang sama. Informasi yang disampaikan di antaranya jumlah sampel pangan buka puasa yang diuji oleh 2 tim dengan jumlah sampel 135 sampel dan didapati 2 sampel mengandung pewarna berbahaya (Rhodamin B) pada kue bendera; sarana yang diperiksa dengan temuan produk makanan tanpa izin edar (TIE), rusak, dan kedaluwarsa. Kepala Balai POM di Kupang juga menyampaikan 7 syarat yang perlu diperhatikan pada label agar masyarakat terhindar dari produk ilegal. Diinformasikan pula bahwa sebelum membeli, masyarakat agar memperhatikan fisik produk pangan masih dalam kondisi baik. Akan terus dilaksanakan pengawasan dan intensifikasi mobil laboratorium keliling selama bulan Ramadhan sampai menjelang perayaan Idul Fitri.

Dalam acara talkshow ini, juga disampaikan informasi layanan masyarakat oleh petugas Unit Layanan Informasi Konsumen tentang 8 syarat yang harus menjadi perhatian distributor bila mendistribusikan parsel.

Balai POM di Kupang

Sarana