World Food Programme (WFP) melakukan koordinasi dalam rangka pemberian makanan tambahan yang selama ini diberikan kepada anak-anak SD. Sebelumnya, sudah ada pemberian biskuit dan produk makanan lain. Sedang dirintis untuk pemberian makanan lokal agar memberdayakan petani penghasil beberapa produk lokal dan pengelola produk makanan lokal dengan standar yang ditetapkan WFP. Senin, 22 Juni 2013, rombongan dari Jakarta (Suryani Djafar dan Melisa Melansari) dan WFP Kupang (Theresia Lawa) diterima oleh Kepala Balai POM di Kupang (Ruth Diana Laiskodat) di ruang kerja. Didiskusikan pula beberapa standar yang ditentukan dan bisa dilakukan pengujiannya oleh Balai POM terhadap komoditi makanan tertentu.
Setelah diskusi, dilakukan kunjungan laboratorium. Di Laboratorium Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya, rombongan didampingi oleh penyelia pangan (Benny Hendrawan Prabowo) dan staf penguji (Imanulkhan); di Laboratorium Pengujian Mikrobiologi didampingi Kepala Seksi (Martin Sembiring) dan penyelia (Mega Desrani Nasution).
Disampaikan pula bahwa untuk kerja sama yang dibutuhkan oleh WFP agar dilengkapi surat permohonan dan lampiran parameter yang ditetapkan untuk diuji mutu dan keamanan. Semoga pemberian makanan tambahan untuk anak SD di beberapa kabupaten dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak, dan makanan yang diberikan memenuhi persyaratan mutu dan keamanan.
Balai POM di Kupang